2018 Sehat untuk Semua

Hasil gambar untuk The Global Conference on Primary Health Care

SEHAT UNTUK SEMUA

fx. wikan indrarto*)

Komitmen global yang baru tentang layanan kesehatan primer untuk semua orang, telah dirumuskan di Astana, Kazakhstan. Deklarasi Astana ini untuk mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Couveraga (UHC), tepat 40 tahun sejak deklarasi perawatan kesehatan primer dikeluarkan di Alma-Ata, Kazakhstan. Apa yang perlu dipahami?

Hasil gambar untuk astana kazakhstan

Deklarasi Astana dikeluarkan pada ‘The Global Conference on Primary Health Care,’ yang berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, 25-26 Oktober 2018 di Astana, Kazakhstan, yang diselenggarakan oleh WHO, UNICEF dan Pemerintah Kazakhstan. Semua negara di seluruh dunia setuju dengan Deklarasi Astana, bahkan bersumpah untuk memperkuat sistem layanan kesehatan primer di negara masing-masing. Deklarasi Astana menegaskan kembali Deklarasi Alma-Ata yang dikeluarkan pada tahun 1978 dan sangat bersejarah, karena untuk pertama kalinya semua pemimpin dunia berkomitmen tentang layanan kesehatan primer.

Hasil gambar untuk alma ata

Deklarasi Alma-Ata tahun 1978 meletakkan dasar bagi layanan kesehatan primer, kemajuan selama empat dekade terakhir ternyata tidak merata. Setidaknya setengah populasi dunia masih mengalami kesulitan akses ke layanan kesehatan penting, termasuk layanan untuk penyakit tidak menular, penyakit menular yang sering, kesehatan ibu dan anak, kesehatan mental, juga kesehatan seksual dan reproduksi.

Hasil gambar untuk dirjen who

Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab yang sungguh-sungguh, untuk memastikan bahwa layanan kesehatan primer memungkinkan setiap orang, di mana saja untuk menggunakan hak fundamental mereka, untuk sehat. Meskipun dunia hari ini adalah tempat yang lebih sehat untuk anak daripada sebelumnya, tetapi hampir 6 juta anak masih juga meninggal setiap tahun, sebelum ulang tahun kelima mereka. Sebagian besar kematian anak tersebut disebabkan karena hal yang dapat dicegah. Selain itu, lebih dari 150 juta anak juga mengalami gagal tumbuh atau stunting, menurut Henrietta Fore, Direktur Eksekutif UNICEF. Komunitas global dapat mengubah hal itu, dengan menyediakan layanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat dengan mereka yang membutuhkannya. Itulah yang disebut layanan kesehatan primer.

Hasil gambar untuk astana declaration

Deklarasi Astana dirumuskan di tengah gerakan global untuk investasi yang lebih besar dalam layanan kesehatan primer, dalam mencapai UHC. Sumber daya kesehatan telah sangat terfokus pada intervensi penyakit tunggal (single disease interventions) daripada sistem kesehatan yang pari purna (comprehensive health systems), sebuah kesenjangan yang terjadi di beberapa kondisi keadaan darurat kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.

Deklarasi Astana ini menetapkan arah baru, untuk pengembangan layanan kesehatan primer sebagai dasar sistem kesehatan nasional, seperti ditegaskan oleh Dr. Yelzhan Birtanov, Menteri Kesehatan Republik Kazakhstan. Deklarasi Astana yang baru mencerminkan kewajiban negara, individu, masyarakat, sistem kesehatan nasional dan mitra, untuk mencapai hidup yang lebih sehat, melalui layanan kesehatan primer yang berkelanjutan. UNICEF dan WHO akan membantu pemerintah dan masyarakat sipil, agar bertindak sesuai Deklarasi Astana dan mendorong mereka untuk mendukung gerakan tersebut.

Hasil gambar untuk astana declaration

Deklarasi Astana, dengan suara bulat didukung oleh semua negara anggota WHO, membuat janji pada empat bidang utama. Kesepakatan tersebut meliputi (1) membuat pilihan politik (political choices) yang berani untuk kesehatan di semua sektor; (2) membangun sistem layanan kesehatan primer yang berkelanjutan; (3) memberdayakan individu dan komunitas; dan (4) menyelaraskan dukungan pemangku kepentingan dengan kebijakan, strategi, dan rencana nasional.

Hasil gambar untuk astana declaration

UHC pada dasarnya berfokus pada manusia, yang berarti bahwa semua orang sebagai warga masyarakat, harus dapat mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan, dengan kualitas yang cukup, tanpa menimbulkan kesulitan keuangan. Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, juga menyatakan bahwa UHC adalah prioritas utama WHO saat ini, karena UHC dan keamanan kesehatan (health security) sebagai dua sisi dari koin yang sama. Sistem kesehatan yang kuat, dibangun di atas fondasi layanan kesehatan primer yang berpusat pada masyarakat, adalah investasi terbaik dalam mengurangi ketidaksetaraan, dan pertahanan terbaik terhadap dampak dari keadaan darurat kesehatan.

Hasil gambar untuk alma ata

Untuk mencapai UHC diperlukan penguatan sistem kesehatan (health systems strengthening), baik oleh pemerintah, maupun semua pihak terkait. Pemerintah atau negara seharusnya menjamin ketersediaan rencana pembangunan sektor kesehatan secara nasional, regional ataupun lokal. Selain itu, negara juga harus menciptakan sistem pemantauan layanan kesehatan di semua tingkatan, membentuk perundang-undangan tentang UHC, dan bantuan dana saat darurat. Negara juga wajib mengatur besaran alokasi pembiayaan bidang kesehatan, dimana total pengeluaran negara untuk kesehatan, seharusnya dikaitkan dengan persentase Produk Domestik Bruto atau PDB, dan skema wajib atau ‘compulsory schemes’ lainnya, serta besaran pembayaran tunai untuk layanan kesehatan (out-of-pocket payment for health).

e548f-index

Sesuai Deklarasi Astana 2018 agar semua warga negara dapat sehat dalam UHC, “leaving no one behind” (tidak meninggalkan siapa pun di belakang) adalah sebuah prinsip kunci. Di Indonesia UHC diwujudkan melalui program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Apakah kita telah ikut mewujudkan?

Jokowi

Sekian

Yogyakarta, 1 November 2018

*) Ketua IDI Cabang Kota Yogyakarta, dokter spesialis anak, Lektor di FK UKDW Yogyakarta, Alumnus S3 UGM, WA : 081227280161

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s